Taruna APAT SMKN 1 Jeunieb Pelajari Teknologi Aquaculture Modern di BPBAP Ujung Batee



ACEH BESAR – Semangat belajar siswa SMK Negeri 1 Jeunieb tak luntur meski rintik hujan mengguyur kawasan Aceh Besar. Sebanyak belasan taruna-taruni Jurusan Agribisnis Perikanan Air Tawar (APAT) melaksanakan kegiatan field trip edukatif ke Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Ujung Batee pada Kamis pagi.

​Tiba sekitar pukul 08.30 WIB, rombongan disambut hangat oleh tim Unit Layanan BPBAP, Ibu Yolanda dan Bapak Ryan Virgiawan. Turut hadir memberikan sambutan, Ketua Tata usaha BPBAP Ujung Batee yang menekankan komitmen balai dalam mencetak tenaga kerja perikanan yang kompeten.


"Pintu kami selalu terbuka bagi siswa SMK, mahasiswa, maupun peserta magang yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang perikanan budidaya," ujarnya dalam sesi penyambutan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Kepala BPBAP Ujung Batee yang berhalangan hadir karena sedang bertugas di luar kota, sekaligus memberikan sinyal positif terkait kelanjutan pembahasan kerja sama pendidikan (MoU) secara mendalam dengan pihak sekolah dalam waktu dekat.

​Eksplorasi Teknologi dan Produksi

Dipandu oleh para instruktur berpengalaman, para siswa diajak melihat langsung dapur produksi perikanan modern. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah ruang Recirculating Aquaculture System (RAS), sebuah teknologi sirkulasi air modern yang efisien.



​Siswa juga berkesempatan melihat proses pembenihan Ikan Kakap Putih dan ruang produksi pakan alami yang menjadi kunci keberhasilan pemeliharaan larva ikan. Tak berhenti di situ, para peserta juga memasuki laboratorium kultur pakan alami untuk mengamati perkembangan plankton melalui mikroskop.

​Antusiasme siswa terlihat jelas saat sesi diskusi berlangsung. Berbagai pertanyaan kritis mengenai proses budidaya dijawab dengan ramah oleh para petugas balai, menciptakan suasana belajar yang interaktif dan inspiratif.


​Cenderamata Hasil Karya Siswa

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, suasana hangat kembali terasa saat penyerahan cenderamata. Ibu Tuti Alawiyah, selaku guru pendamping, menyerahkan oleh-oleh khas hasil produksi siswa APAT SMK Negeri 1 Jeunieb berupa kerupuk ikan lele kepada pihak balai.

​"Ini adalah produk asli karya taruna kami, sebagai simbol terima kasih dan perwujudan dari apa yang mereka pelajari di sekolah," ujar Ibu Tuti.



​Kunjungan ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi para siswa untuk mengenal budaya kerja industri serta memahami standar operasional yang dibutuhkan untuk menjadi profesional di dunia kerja perikanan masa depan.


Penulis    :Tuti A

Editor      : Humas

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama