Jeunieb, Selasa, 3 Maret 2026. Dalam rangka penguatan karakter dan pembinaan spiritual peserta didik, SMK Negeri 1 Jeunieb melaksanakan pembelajaran Dhinul Islam dengan materi Tata Laksana Pengurusan Jenazah dalam Islam. Kegiatan ini disampaikan oleh Bapak Ramadhan, S.Pd kepada seluruh peserta didik dengan suasana yang khidmat dan penuh perhatian. Materi ini menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam kompetensi vokasi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan akhlak mulia.
Tata Laksana Pengurusan Jenazah dalam Islam
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:
1. Menjelaskan hukum pengurusan jenazah.
2. Menguraikan tahapan tata laksana jenazah sesuai syariat Islam.
3. Menunjukkan sikap peduli dan tanggung jawab sosial.
4. Mempraktikkan tata cara shalat jenazah dengan benar.
B. Pengertian dan Hukum
Pengurusan jenazah adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan terhadap muslim yang wafat, mulai dari memandikan hingga menguburkan. Hukumnya adalah fardhu kifayah, artinya jika sudah ada yang melaksanakan maka gugurlah kewajiban bagi yang lain. Dalil hadits tentang menyegerakan pengurusan jenazah terdapat dalam riwayat Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim.
C. Tahapan Tata Laksana Jenazah
1. Saat Seseorang Meninggal
• Hal yang dilakukan:
• Memejamkan mata
• Mengikat dagu agar tidak terbuka
• Menutup seluruh tubuh dengan kain
• Mendoakan kebaikan
• Menyegerakan pengurusan
2. Memandikan Jenazah
Syarat:
• Muslim
• Amanah
/ata Cara:
• Menutup aurat
• Membersihkan najis
• Berwudhu
• Membasuh seluruh tubuh (minimal 1 kali, sunnah 3 atau ganjil)
• Menggunakan air bersih (boleh dicampur daun bidara)
• Terakhir diberi kapur barus
3. Mengkafani Jenazah
• Laki-laki: 3 lapis kain putih
• Perempuan: 5 lapis kain
• Kain kafan dianjurkan berwarna putih (HR. Sunan Abu Dawud).
4. Menshalatkan Jenazah
Dilakukan dengan:
• Berdiri bagi yang mampu
• 4 kali takbir
• Tanpa rukuk dan sujud
• Membaca doa untuk jenazah
• Salam
5. Menguburkan Jenazah
Tata cara:
• Liang lahat menghadap kiblat
• Jenazah dimiringkan ke kanan
• Melepaskan ikatan kafan
• Menimbun tanah hingga sempurna
• Mendoakan setelah penguburan
C. Hikmah Pengurusan Jenazah
1. Mengingatkan manusia akan kematian.
2. Menumbuhkan empati dan kepedulian sosial.
3. Melatih tanggung jawab sebagai muslim.
4. Menanamkan adab dan akhlak mulia.
D. RUKUN SHALAT JENAZAH
1. Niat
Niat dilakukan di dalam hati sesuai dengan jenazah yang dishalatkan (laki -laki/perempuan, sendiri/berjamaah).
• Jenazah Laki-Laki
أُصَلِّي عَلَى هَذَا المَيِّتِ أَرْبَعَ تَكْبِيرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةِ (إِمَامًا/مَأْمُومًا) لِلَّهِ تَعَالَى
• Jenazah Perempuan
أُصَلِّي عَلَى هَذِهِ المَيِّتَةِ أَرْبَعَ تَكْبِيرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةِ (إِمَامًا/مَأْمُومًا) لِلَّهِ تَعَالَى
2. Berdiri bagi yang Mampu
Shalat jenazah dilakukan dengan berdiri (tidak ada rukuk dan sujud).
Jika tidak mampu, boleh duduk.
3. Empat Kali Takbir
Takbir dilakukan sebanyak 4 kali.
4. Membaca Surah Al-Fatihah
Dibaca setelah takbir pertama. Inilah bacaan shalat jenazah pada takbir ke-1, yaitu membaca surah Al-Fatihah:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ
أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ
5. Membaca Shalawat kepada Nabi
Dibaca setelah takbir kedua.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ
آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
6. Membaca Doa untuk Jenazah
Dibaca setelah takbir ketiga.
• Bacaan doa jenazah perempuan, yaitu:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ
الأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ
الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ
• Bacaan doa jenazah perempuan, yaitu:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا وَأَكْرِمْ نُزُلَهَا وَوَسِّعْ مُدْخَلَهَا وَاغْسِلْهَا بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهَا مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ
الأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهَا دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهَا وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهَا وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهَا وَأَدْخِلْهَا الْجَنَّةَ وَأَعِذْهَا مِنْ عَذَابِ
الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ
Adapun, inilah bacaan shalat jenazah pada takbir ke-4 membaca doa untuk jenazah, yaitu:
• Laki-Laki
اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَ اغْفِرْ لَنَا وَلَه
• Perempuan
اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهَا وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهَا وَ اغْفِرْ لَنَا وَلَهَا
7. Salam
Minimal satu kali salam ke kanan.
Penulis : Dahliani Emde

Posting Komentar