PENUTUPAN MPLS DAN BIMTAL PKL, "TARUNA -TARUNI SMKN 1 JEUNIEB DI PEUSIJUEK" SEBAGAI LANGKAH AWAL MENUJU KESUKSESAN.

 


SMKN 1 Jeunieb secara resmi mengakhiri rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru dan Bimbingan Mental (Bimtal) bagi siswa kelas XII pada Sabtu, 18 Juli 2026. Setelah berlangsung selama lima hari, sejak Senin hingga Jumat, kedua kegiatan tersebut ditutup dengan suasana penuh khidmat dan sarat makna di halaman sekolah.


Acara penutupan mempertemukan seluruh taruna dan taruni baru bersama siswa kelas XII yang akan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Momentum ini menjadi simbol berakhirnya satu tahap pembinaan sekaligus dimulainya perjalanan baru dalam dunia pendidikan dan dunia kerja.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an yang menghadirkan suasana tenang dan penuh kekhusyukan. Selanjutnya, Koordinator MPLS, Helmiza, A.Md, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan MPLS. Ia mengapresiasi semangat para siswa baru yang telah mengikuti setiap agenda dengan disiplin, antusias, dan penuh tanggung jawab. Menurutnya, nilai-nilai kedisiplinan, karakter, serta budaya sekolah yang telah diperkenalkan selama MPLS diharapkan menjadi bekal penting bagi siswa dalam menjalani proses belajar di SMKN 1 Jeunieb.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Koordinator PKL, Risky Adisty, S.Si. Ia mengingatkan siswa kelas XII bahwa Praktik Kerja Lapangan merupakan kesempatan emas untuk mengembangkan kompetensi sekaligus membangun etos kerja, tanggung jawab, dan profesionalisme. Selama menjalani PKL, para siswa diharapkan mampu menjaga nama baik sekolah, mematuhi aturan di tempat praktik, serta menunjukkan sikap santun dan disiplin.

Kepala SMKN 1 Jeunieb, Ermawati, S.Kom., M.Kom, dalam sambutannya menyampaikan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan perkenalan, tetapi menjadi fondasi pembentukan karakter bagi peserta didik baru. Sementara itu, bagi siswa kelas XII, PKL merupakan bagian penting dari proses pembelajaran yang akan mempertemukan mereka dengan dunia kerja yang sesungguhnya. Beliau berharap seluruh siswa dapat menjaga akhlak, meningkatkan semangat belajar, serta membawa nama baik sekolah di mana pun berada.

Puncak acara ditandai dengan prosesi tepung tawar atau dalam tradisi Aceh dikenal dengan istilah peusijuek. Prosesi sakral tersebut dipimpin oleh Tgk. Zulkarnain, S.Sos, Imam Besar Masjid Baiturrahim. Tradisi peusijuek dilaksanakan sebagai ungkapan doa dan harapan agar seluruh taruna dan taruni memperoleh keselamatan, keberkahan, kemudahan, serta kesuksesan dalam menempuh pendidikan maupun menjalani PKL.

Dalam tausiah singkatnya, Tgk. Zulkarnain mengajak seluruh siswa untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT, menjaga shalat, menghormati guru dan orang tua, serta menjadikan kejujuran, disiplin, dan akhlak mulia sebagai bekal utama dalam meraih kesuksesan. Beliau juga mengingatkan bahwa ilmu yang bermanfaat harus diiringi dengan akhlak yang baik agar menjadi keberkahan dalam kehidupan. 



Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan demi keselamatan dan kelancaran seluruh peserta didik.

Di sisi lain, kegiatan penutupan juga diisi dengan penyerahan taruna dan taruni baru kepada wali kelas menurut jurusan masing-masing sebagai tanda dimulainya proses pembelajaran secara resmi.

Sementara itu, para ketua jurusan kelas XII dan kepala sekolah menyerahkan buku jurnal PKL secara simbolis kepada taruna -taruni sebagai penanda dimulainya kegiatan Praktik Kerja Lapangan.Sesuai jadwal, mulai Senin, 20 Juli 2026, siswa kelas XII akan melaksanakan PKL selama enam bulan di berbagai dunia usaha dan dunia industri. Pada waktu yang sama, siswa kelas X juga akan memulai kegiatan belajar mengajar sesuai jadwal blok yang telah ditetapkan oleh SMKN 1 Jeunieb. 

Dengan berakhirnya MPLS dan Bimtal PKL, seluruh warga sekolah berharap setiap taruna dan taruni mampu melangkah dengan penuh percaya diri, semangat, serta tekad untuk meraih prestasi dan masa depan yang gemilang.


 Penulis: Humas SMKN 1 Jeunieb

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama