BKK SMK Negeri 1 Jeunieb Jadi Tuan Rumah Pembukaan Tailor Made Training (TMT) Tahun 2026 Kerjasama BPVP Banda Aceh

   



JEUNIEB – SMK Negeri 1 Jeunieb menjadi tempat penyelenggaraan pembukaan program Tailor Made Training (TMT) Tahun 2026 Program ini diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia ( Kemnaker RI) melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh. Kegiatan ini diikuti oleh 120 peserta dari berbagai lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi di wilayah Kabupaten Bireuen dan sekitarnya.

Pembukaan kegiatan berlangsung di lingkungan SMK Negeri 1 Jeunieb dan dihadiri oleh Kepala BPVP Banda Aceh, Kepala SMK Negeri 1 Jeunieb, para instruktur, serta peserta pelatihan dari sejumlah lembaga mitra.

Program TMT merupakan bentuk pelatihan berbasis kompetensi yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan peserta sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Pelaksanaan program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi dengan dunia industri dan dunia kerja.

Kepala SMK Negeri 1 Jeunieb Apresiasi Kolaborasi dengan BPVP Banda Aceh

Kepala SMK Negeri 1 Jeunieb, Ermawati, S.Kom., M.Kom., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan BPVP Banda Aceh yang telah melibatkan sekolah tersebut sebagai lokasi pelaksanaan program TMT Tahun 2026.

Ia menilai kegiatan ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk meningkatkan keterampilan praktis sekaligus memperluas peluang memasuki dunia kerja.

Program Tailor Made Training ini merupakan kesempatan berharga bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui kerja sama ini, kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh sehingga mampu meningkatkan kompetensi, kemandirian, dan daya saing,” ujar Ermawati.

Ia juga berharap kolaborasi antarlembaga ini dapat terus dikembangkan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui pendidikan dan pelatihan vokasi.

Kepala BPVP Banda Aceh Resmi Membuka Kegiatan

Program TMT Tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Kepala BPVP Banda Aceh, Dery Rinaldy, S.T., M.T. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan keterampilan di lapangan agar peserta memiliki kompetensi yang dapat diterapkan secara langsung di dunia kerja.

Ia juga mendorong seluruh peserta untuk mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan disiplin, aktif, dan penuh tanggung jawab. Selain penguasaan keterampilan teknis, sikap profesional dan etos kerja dinilai menjadi aspek penting yang perlu dikembangkan selama proses pelatihan.

Melibatkan Enam Lembaga Pendidikan dan Pelatihan

Program TMT Tahun 2026 melibatkan peserta dari sejumlah lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi, yaitu:

  1. Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Negeri 1 Jeunieb.

  2. LPK Benggala Mandiri.

  3. BLKK Mahyaul Ulum.

  4. LPK Sahal Al-Zahrawi.

  5. SMK Harapan Umat.

  6. BLK Komunitas YPI Ihdal Ulum Al-Aziziyah.

Keterlibatan berbagai lembaga tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia. Melalui program ini, peserta diharapkan memperoleh keterampilan yang sesuai dengan bidang pelatihan masing-masing.

BKK SMK Negeri 1 Jeunieb Selenggarakan Pelatihan Menjahit Busana Wanita

Dalam pelaksanaan TMT Tahun 2026, Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Negeri 1 Jeunieb menyelenggarakan pelatihan keterampilan menjahit busana wanita dengan materi pembuatan kebaya dan rok. Pelatihan ini dilaksanakan selama 16 hari, mulai 2 hingga 19 November 2026.

Kegiatan praktik memanfaatkan fasilitas dan peralatan Laboratorium Desain dan Produksi Busana (DPB) SMK Negeri 1 Jeunieb. Penggunaan fasilitas tersebut mendukung proses pelatihan yang berorientasi pada praktik langsung sehingga peserta dapat mengembangkan keterampilan menjahit secara terarah.

Pelatihan dibimbing langsung oleh guru-guru Program Keahlian Desain dan Produksi Busana (DPB) SMK Negeri 1 Jeunieb yang bertindak sebagai pengajar sekaligus instruktur. Keterlibatan para guru ini merupakan bentuk optimalisasi sumber daya manusia dan fasilitas sekolah dalam mendukung peningkatan kompetensi peserta pelatihan.

Melalui materi pembuatan kebaya dan rok, peserta diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dalam proses pembuatan busana wanita, mulai dari tahap persiapan hingga pengerjaan produk sesuai dengan teknik yang dipelajari selama pelatihan.

Perkuat Kompetensi dan Peluang Kerja

Penyelenggaraan TMT Tahun 2026 di SMK Negeri 1 Jeunieb diharapkan dapat memperkuat sinergi antara BPVP Banda Aceh, sekolah, dan lembaga pendidikan serta pelatihan vokasi lainnya. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang terampil, produktif, dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja.

Kegiatan pembukaan dilanjutkan dengan pengarahan teknis dari instruktur kepada peserta sesuai dengan bidang pelatihan masing-masing. Selanjutnya, peserta mengikuti rangkaian pelatihan berdasarkan jadwal dan materi yang telah ditetapkan.

Melalui program ini, SMK Negeri 1 Jeunieb terus mendorong pemanfaatan fasilitas pendidikan vokasi dan penguatan kemitraan antarlembaga sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas keterampilan serta memperluas peluang kerja bagi masyarakat.












Penulis : Fera Astryana, S. Kel ( Ketua BKK SMK Negeri 1 Jeunieb)
Editor   : Tim Humas

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama