Dari ruang-ruang sederhana di SMK Negeri 1 Jeunieb, kepedulian itu bermula. Ketika kabar banjir di Bireuen, Aceh Utara, dan Pidie Jaya sampai ke telinga warga sekolah, sekolah tak tinggal diam.
Melalui program SMKN 1, Jeunieb Peduli, mereka bergerak bersama, mengubah empati menjadi aksi nyata bagi warga terdampak banjir. Kepala SMKN 1 Jeunieb, Feri Irawan, S.Si.,M.Pd, menyebut gerakan ini lahir dari rasa kebersamaan dan keinginan tulus untuk saling menguatkan.
Amanah itu terkumpul sedikit demi sedikit hingga menjadi 30 paket sembako disiapkan dengan penuh kepedulian.
Sejak Selasa (16/12) hingga Rabu, tangan-tangan penuh empati terus bekerja, memastikan bantuan sampai kepada mereka yang membutuhkan.
Kepala SMKN 1 Jeunieb mengaku terharu melihat empati warga sekolah. Ia berharap, bantuan yang disalurkan ke GTK terdampak mampu meringankan beban mereka dan menjadi penguat harapan di tengah ujian banjir
"Saya atas nama kepala sekolah menyampaikan terima kasih atas empati dan donasi yang diberikan kepada teman-teman kita yang terdampak. Semoga menjadi amal ibadah bagi kita semua", harap Feri Irawan.
Penulis Hermansyah
Editor Hermansyah





Posting Komentar