JEUNIEB Tausiah jum'at – SMK Negeri 1 Jeunieb kembali menggelar kegiatan kerohanian rutin melalui Tausiah Jumat yang berlangsung khidmat di lingkungan sekolah.
Utama yang disampaikan fokus pada pembentukan karakter generasi muda yang unggul, berintegritas, dan mampu menghadapi tantangan zaman. Kegiatan ini menghadirkan
pemateri eksternal, Tgk Saifuddin S.Pd, kegiatan ini fokus membedah profil generasi ideal yang mampu bertahan dan menang di era disrupsi.
Dalam menjelaskannya, Tgk Saifuddin menekankan bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi yang memiliki tiga ciri utama masa depan yang diharapkan lahir dari rahim pendidikan, khususnya di SMKN 1 Jeunieb ;
1. Generasi Agen Perubahan: Pemuda yang tidak hanya diam melihat keadaan, tetapi mampu membawa inovasi dan solusi bagi kemajuan bangsa.
2. Generasi Pembawa Pengaruh Positif: Menjadi teladan yang menebar kebaikan dan inspirasi bagi lingkungan sekitar.
3. Generasi Penjaga Diri : Pemuda yang memiliki kecerdasan emosional dan spiritual untuk mengendalikan hawa nafsu, menjaga kesucian diri, serta membentengi diri dari perbuatan maksiat.
Langkah Strategis Menuju Generasi Ideal Untuk mewujudkan misi besar tersebut, paparan tausiah menekankan bahwa niat saja tidak cukup. Para siswa dibekali dengan strategi konkret yang harus dipersiapkan sejak dini:
● Integrasi Iman dan Ilmu: Menjadikan nilai-nilai keagamaan dan wawasan ilmiah sebagai Fondasi dalam menyelesaikan setiap permasalahan. Dengan iman, hidup menjadi terarah; dengan ilmu, hidup menjadi mudah.
● Produktivitas dan Keahlian: Sebagai siswa SMK, penguasaan keterampilan atau keahlian di bidangnya masing-masing adalah harga mati untuk menjadi pribadi yang mandiri dan Produktif.
● Menegakkan Amar Ma'ruf Nahi Mungkar: Memiliki keberanian untuk mengajak pada kebaikan dan mencegah kemungkaran di tengah pergaulan remaja. beliau menghimbau agar generasi masa depan harus menjadikan iman dan ilmu sebagai dasar dalam menyelesaikan setiap masalah. Dengan iman, langkah kita menjadi terarah dengan ilmu, segala urusan hidup menjadi lebih mudah,
Selain penguatan internal, beliau juga menyoroti pentingnya sisi eksternal, yaitu keahlian dan peran sosial. Sebagai siswa SMK, produktivitas dan penguasaan keterampilan khusus adalah kewajiban agar mampu menjadi pribadi yang mandiri.
Lebih lanjut, beliau mengajak para siswa untuk tidak apatis terhadap lingkungan sekitar melalui prinsip Amar Ma'ruf Nahi Mungkar.
“Jangan hanya menjadi orang baik untuk diri sendiri, tapi jadilah orang yang juga mengajakb pada kebaikan dan berani mencegah kemungkaran. Itulah jati diri pemuda Islam”
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan doa dengan harapan agar materi yang disampaikan tidak hanya menjadi sebuah konten kegiatan, melainkan menjadi pengingat perilaku bagi siswa SMKN 1 Jeunieb dalam kehidupan sehari-hari maupun di dunia kerja.
Penulis: Tuti Alawiyah
Editor: Humas


Posting Komentar