Jeunieb, 30 Maret 2026 — Setelah melewati libur Hari Raya Idulfitri, SMK Negeri 1 Jeunieb kembali menyelenggarakan upacara bendera perdana pada Senin pagi. Upacara ini menjadi momen penting dalam memulai kembali aktivitas belajar bagi seluruh peserta didik.
Sesuai dengan Surat Edaran Mendikdasmen RI Nomor 4 Tahun 2026, upacara kali ini menghadirkan susunan baru, yaitu pembacaan Ikrar Pelajar Indonesia serta menyanyikan lagu “Rukun Sesama Teman”.
Upacara dipimpin oleh pembina upacara, Heriyanto, S.TP, yang dalam amanatnya menyampaikan ucapan Selamat Idulfitri kepada seluruh warga sekolah. Beliau juga memberikan dorongan kepada siswa untuk kembali fokus dan meningkatkan semangat belajar setelah liburan.
“Mari jadikan momentum ini sebagai awal yang baik. Tingkatkan kedisiplinan, jaga kebersamaan, dan raih prestasi yang lebih tinggi,” ujarnya dalam amanat.
Makna Ikrar Pelajar Indonesia
Pembacaan Ikrar Pelajar Indonesia bukan sekadar formalitas dalam upacara, tetapi memiliki makna yang sangat mendalam bagi pembentukan karakter pelajar. Di antaranya:
Menguatkan identitas sebagai pelajar Indonesia yang berkomitmen untuk belajar, beretika, dan menjaga persatuan.
Menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri, sekolah, masyarakat, dan negara.
Menanamkan kedisiplinan dan semangat kebangsaan agar siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat.
Memperkuat nilai moral, seperti kejujuran, kerja keras, dan kepedulian sebagai generasi penerus bangsa.
Melalui pembacaan ikrar, siswa diajak menyadari bahwa peran mereka tidak hanya belajar untuk diri sendiri, tetapi juga untuk masa depan bangsa.
Makna Menyanyikan Lagu “Rukun Sesama Teman”
Penambahan lagu “Rukun Sesama Teman” dalam upacara menjadi simbol penting bagi keharmonisan kehidupan di sekolah. Lagu ini mengandung pesan-pesan positif seperti:
Mengajak siswa untuk menciptakan suasana damai dan saling menghargai antar teman.
Menanamkan nilai toleransi, menghindari perundungan (bullying), dan memperkuat persahabatan.
Mendorong terciptanya lingkungan belajar yang nyaman, di mana setiap siswa merasa aman dan diterima.
Menguatkan budaya gotong royong, kerja sama, dan saling membantu sebagai bagian dari karakter pelajar Pancasila.
Dengan menyanyikan lagu ini, sekolah berharap seluruh siswa dapat menjaga keharmonisan dan menjadi teladan dalam membangun hubungan yang baik di lingkungan sekolah.
Halal Bihalal: Saling Maaf Memaafkan
Setelah upacara selesai, seluruh peserta — mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga seluruh siswa — melaksanakan halal bihalal sebagai tradisi saling memaafkan usai Idulfitri. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Siswa terlihat berbaris rapi untuk bersalaman dengan para guru dan sesama teman, menciptakan suasana kebersamaan yang kuat. Momen ini menjadi kesempatan bagi seluruh warga sekolah untuk mempererat hubungan, menghapus kesalahpahaman, serta memulai kembali kegiatan sekolah dengan hati yang bersih.
Upacara perdana pasca Idulfitri beserta rangkaian halal bihalal ini menjadi langkah awal yang penuh makna bagi SMK Negeri 1 Jeunieb dalam membangun karakter pelajar yang disiplin, rukun, dan siap menjalani proses pembelajaran dengan semangat baru.
Pembina OSIS


Posting Komentar