PASCA UKK, TARUNA DAN TARUNI KELAS XII SMKN 1 JEUNIEB TETAP SEMANGAT MENGIKUTI ASESMEN AKHIR SEKOLAH


 



Pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) yang resmi digelar selama enam hari, dimulai pada tanggal 13 hingga 18 April 2026, kini telah berakhir dengan hasil yang membanggakan. Seluruh siswa kelas XII dari berbagai jurusan di SMKN 1 Jeunieb mengikuti setiap tahapan ujian dengan penuh kesungguhan. Mereka menampilkan kemampuan terbaik sesuai bidang keahlian masing-masing, mulai dari jurusan Teknik Kapal Penangkap Ikan (TKPI), Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI), Desain Produksi Busana (DPB), hingga Teknik Pemesinan (TPM), Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Perhotelan (PH), Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP),dan Agribisnis Perairan Air Tawar ( APAT).

UKK menjadi salah satu tolok ukur penting dalam dunia pendidikan vokasi, khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya diuji secara teori, tetapi juga secara praktik sesuai kompetensi keahlian yang telah dipelajari selama tiga tahun. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa lulusan SMK dipersiapkan untuk siap kerja, profesional, dan mampu bersaing di dunia industri.

Selama pelaksanaan UKK, suasana sekolah dipenuhi dengan semangat juang para taruna dan taruni. Mereka tampak fokus, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan setiap tugas yang diberikan oleh penguji. Tidak hanya itu, dukungan dari para guru, penguji eksternal, serta pihak sekolah turut memberikan motivasi tersendiri bagi para siswa untuk tampil maksimal.

Namun, perjuangan para siswa kelas XII tidak berhenti sampai di situ. Selang satu hari setelah menyelesaikan UKK, seluruh taruna dan taruni kembali dihadapkan pada ujian berikutnya, yaitu Asesmen Akhir Sekolah (ASS). Ujian ini akan dilaksanakan mulai hari Senin, tanggal 20 hingga 25 April 2026. Pelaksanaan ujian dimulai pada pukul 08.00 WIB, peserta ujian siswa kelas XII berjumlah 137 orang diharapkan hadir tepat waktu serta mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya.

Dahliani, S.Pd., M.M selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum (Wakakur) menjelaskan bahwa metode pelaksanaan ASS tahun ini menggunakan sistem berbasis digital. Siswa akan mengerjakan 40 soal pilihan ganda dan 10 soal esai yang telah disiapkan dalam bentuk link Google Form. Dalam pelaksanaannya, siswa diperbolehkan menggunakan telepon genggam (HP) sebagai media ujian. Hal ini merupakan bentuk adaptasi sekolah terhadap perkembangan teknologi serta upaya meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses penilaian.

“Penggunaan media digital dalam ujian ini diharapkan dapat melatih siswa untuk lebih terbiasa dengan sistem berbasis teknologi, yang saat ini sudah menjadi bagian penting dalam dunia kerja dan pendidikan,” jelas Dahliani. Ia juga menambahkan bahwa pihak sekolah telah memastikan kesiapan jaringan dan perangkat pendukung agar pelaksanaan ujian berjalan lancar tanpa kendala teknis.

Sehubungan dengan pelaksanaan ASS tersebut, Kepala SMKN 1 Jeunieb Ermawati,S.Kom. M.Kom, juga memberikan pesan kepada seluruh peserta didik agar tetap menjaga kedisiplinan dan ketertiban selama ujian berlangsung. Adapun beberapa ketentuan yang harus dipatuhi oleh siswa antara lain: menggunakan badge ujian yang telah dibagikan saat pelaksanaan UKK, berpakaian rapi sesuai aturan sekolah, menjaga kerapian rambut, serta menggunakan sepatu hitam. “Aturan ini bukan hanya untuk menjaga ketertiban, tetapi juga melatih sikap profesional dan tanggung jawab siswa dalam menghadapi setiap kegiatan penting,” tegas beliau.

Tujuan dilaksanakannya Asesmen Akhir Sekolah ini adalah untuk mengukur capaian kompetensi siswa secara menyeluruh setelah menempuh proses pembelajaran selama tiga tahun. Selain itu, ASS juga menjadi salah satu syarat kelulusan bagi siswa kelas XII. Melalui asesmen ini, diharapkan siswa dapat menunjukkan pemahaman mereka terhadap materi pelajaran serta kemampuan berpikir kritis dan analitis.

Sementara itu, Saufaziah, S.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Menyampaikan harapannya agar seluruh siswa dapat mengikuti ujian dengan penuh tanggung jawab dan kejujuran. Ia menekankan pentingnya integritas dalam mengerjakan ujian sebagai cerminan karakter siswa yang sesungguhnya.

“Kami berharap seluruh taruna dan taruni dapat menjaga kejujuran dalam mengerjakan soal. Nilai yang diperoleh bukan hanya angka, tetapi juga gambaran dari usaha dan karakter kalian selama ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan siswa untuk menjaga kesehatan, mengatur waktu belajar dengan baik, serta tetap menjaga semangat dalam menghadapi ujian. Dukungan dari orang tua dan lingkungan sekitar juga diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi siswa untuk meraih hasil terbaik.

Dengan berakhirnya UKK dan dimulainya ASS, rangkaian akhir perjalanan siswa kelas XII di SMKN 1 Jeunieb semakin mendekati garis finish. Momen ini menjadi penentu sekaligus kenangan berharga yang akan selalu diingat oleh para siswa. Perjuangan, kerja keras, serta kebersamaan selama menempuh pendidikan di bangku SMK akan menjadi bekal penting dalam menghadapi kehidupan di masa depan.

Akhirnya, seluruh keluarga besar SMKN 1 Jeunieb berharap agar seluruh siswa kelas XII dapat lulus dengan hasil yang memuaskan, serta mampu menggapai cita-cita yang telah mereka impikan. Semangat, disiplin, dan kejujuran menjadi kunci utama dalam meraih kesuksesan. Semoga langkah mereka ke depan semakin mantap dan penuh harapan.



Penulis : Hermansyah,S.Pd

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama